Berbagai Upacara Adat Bali Untuk Bayi

Posted by Leoni Putri 0 comments

bayi adat BaliAda beberapa upacara adat bali yang diperuntukkan untuk bayi adat Bali. Semua upacara adat Bali yang dilakukan pada manusia termasuk dalam Manusa Yadnya. Upacara adat Bali umumnya dikaitkan dengan upacara agama Hindu yang merupakan agama mayoritas di Bali. Oleh sebab itu, upacara adat sekaligus menjadi upacara memuja Tuhan, bersifat suci dan sakral. Salah satunya adalah upacara Megedong-Gedongan yang dilakukan saat bayi masih dalam kandungan usia 7 bulan. Upacara adat Bali ini biasanya dilakukan pada saat bulan purnama. Erat dengan agama Hindu, upacara ini dilakukan dengan tujuan yang suci dan berdoa untuk kebaikan sang bayi. Pada upacara Megedong-Gedongan ini, calon ayah dan ibu akan diberikan nasihat untuk kelancaran kehamilan hingga melahirkan.

Upacara Tutug Kambuhan juga merupakan upacara untuk sang bayi adat Bali. Upacara ini dilakukan setelah bayi berusia 42 hari sehingga sering disebut upacara 42 hari. Tutug Kambuhan dilakukan masing-masing di setiap rumah bayi dan tidak dilakukan secara masal. Tutug Kambuhan bertujuan untuk mengucapkan syukur kepada Tuhan atas kelahirannya. Upacara ini sekaligus juga bertujuan untuk menyucikan sang bayi dan ibunya dari segala kotoran dan noda sehingga kemudian sang ibu boleh memasuki tempat-tempat yang suci.

Bayi adat Bali yang berusia 3 bulan juga dianjurkan untuk melakukan upacara Nyambutin. Sesuai namanya, upacara ini memang untuk menyambut kedatangan sang bayi ke dunia. Upacara Nyambutin juga bertujuan untuk meminta kepada Tuhan agar sang bayi diberkati dan diijinkan menginjak bumi. Pada upacara ini, diberikanlah nama nama bayi. Penegasan nama nama bayi sekaligus merupakan bentuk sambutan kepada sang bayi yang telah menjadi manusia sempurna.

Upacara adat Bali lainnya adalah upacara Otonan. Upacara ini dilakukan ketika bayi telah berusia 210 hari. Tujuannya adalah untuk menebus atau menghilangkan segala kesalahan yang mungkin dibawa oleh bayi pada hidupnya terdahulu. Selain itu, juga memohon kepada Tuhan agar memberikan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan kepada sang bayi. Pada upacara Otonan ini, bayi adat Bali untuk pertama kalinya akan menginjakkan kaki ke tanah.

No comments yet. Be the first to leave a comment !
Leave a Comment

Name

Email

Website

Previous Post
«
Next Post
»