Penyakit-Penyakit Yang Bisa Diturunkan Ibu Kepada Bayi

Posted by Leoni Putri 0 comments

penyakit ibuBeberapa penyakit ibu memang bisa diturunkan kepada sang bayi. Hal ini terjadi karena pewarisan gen penyakit tersebut yang seringkali tidak terhindarkan. Yang terpenting, kenalilah terlebih dahulu penyakit menurun apa saja yang mungkin akan diwariskan dan kemudian dengan antisipasi dini maka bayi tetap bisa tumbuh dengan sehat. Dengan tindakan penanganan yang cepat terhadap penyakit menurun tersebut maka angka kematian bayi dapat ditekan.

Penyakit asma merupakan salah satu penyakit ibu yang sering diturunkan. Penyakit menurun ini bahkan lebih kuat diturunkan oleh ibu daripada sang ayah. Ibu yang menderita asma memiliki kemungkinan 10 kali lebih besar memiliki anak yang asma. Untuk itu, bayi yang lahir dari ibu penderita asma harus segera berkonsultasi ke dokter untuk mencegah serangan asma terjadi pada bayi. Selain itu, alergi juga bisa menjadi penyakit menurun. Ibu yang alergi terhadap sesuatu bisa menurunkan penyakitnya itu dengan peluang sekitar 40%.

Penyakit menurun lainnya dari ibu adalah obesitas. Bayi yang terlahir dari orangtua gemuk memiliki kecenderungan besar untuk menjadi gemuk pula. Ibu yang mengalami obesitas memiliki peluang 50% untuk menurunkan penyakitnya itu. Namun, obesitas bisa dicegah yakni dengan mulai dan rutin menerapkan pola hidup yang sehat untuk anak.

Penyakit thalasemia juga perlu diwaspadai jika ibu sebagai pembawa gen ini. Angka kematian bayi yang terkena thalasemia meningkat sejak 5 tahun terakhir. Meskipun sang ibu tidak mengalami gejala penyakit menurun ini namun jika ibu sebagai pembawa gen maka bisa menularkan ke anak. Akibat penyakit ini, anak akan mudah kekurangan darah dan harus ditranfusi darah secara rutin.

Selain thalasemia, penyakit ibu yang berhubungan dengan darah dan bisa diturunkan adalah hemofilia. Sama seperti halnya thalasemia, ibu mungkin hanya sebagai pembawa gen saja. Namun demikian, sang anak terutama jika anaknya laki-laki bisa ikut tertular penyakit ini. Anak dengan hemofilia memiliki kesulitan dalam hal pembekuan darah.

Penyakit menurun berikutnya adalah hipotiroid. Hipotiroid adalah kelainan pada kelenjar tiroid dan dampaknya menyebabkan bayi mudah lelah dan mengalami penurunan berat badan. Bayi yang memiliki ibu dengan penyakit hipotiroid memiliki kemungkinan 20 kali lebih besar ikut tertular. Bayi yang berjenis kelamin perempuan lebih besar peluangnya terkena penyakit menurun dari ibu ini.

Penyakit ibu lainnya yang memiliki kemungkinan besar untuk diturunkan adalah penyakit HIV AIDS, TBC dan hepatitis B. Ketiga penyakit ini juga sering menjadi penyebab meningkatnya angka kematian bayi. Peluangnya sangat besar sehingga ibu yang memiliki ketiga penyakit di atas otomatis sang bayi juga tertular. Deteksi penyakit tersebut bisa langsung dilakukan sejak bayi lahir. Jika sudah diketahui sejak dini, tindakan perlindungan untuk bayi bisa dilakukan misalnya dengan melakukan vaksinasi untuk melawan virus-virus tersebut.

No comments yet. Be the first to leave a comment !
Leave a Comment

Name

Email

Website

Previous Post
«
Next Post
»