Sarapan Pagi Untuk Menentukan Jenis Kelamin Bayi
0 comments
Jenis kelamin bayi yang terlahir dari rahim merupakan ketentuan Tuhan, hal ini merupakan sesuatu yang mutlak. Namun manusia boleh berusaha untuk mendapatkan anak dengan jenis kelamin yang ia inginkan. Secara medis ternyata jenis kelamin anak dapat dipengaruhi oleh jenis makanan yang dikonsumsi si ibu di awal kehamilannya. Sebelumnya perlu diketahui bahwa secara genetik sperma ayah merupakan penentu dalam merencanakan jenis kelamin bayi kelak, di dalamnya terkandung kromosom yang disebut XY.
Sementara pada sel telur ibu terkandung kromosom yang disebut XX. Ketika sperma dan sel telur bertemu maka XY dan XX tadi menyatu dan menghasilkan kromosom bayi yang baru dapat berupa XX atau XY. Jika kromosom yang dihasilkan adalah XX, berarti bayi yang lahir akan berjenis kelamin perempunan dan jika XY maka bayi tersebut akan berjenis kelamin laki-laki. Selain itu, jenis kromosom tersebut dipengaruhi oleh tingkat asam dan basa, X bersifat asam dan Y bersifat basa. Pada saat berhubungan, lingkungan yang terlalu asam di organ wanita si ibu akan membunuh kromosom Y dalam sperma ayah sehingga sperma yang mampu menembus sel telur adalah yang mengandung kromosom X, akibatnya bayi yang dihasilkan berkromosom XX atau berjenis kelamin perempuan.
Faktor makanan terutama sarapan pagi, akan sangat berpengaruh pada tingkat keasaman di organ wanita si ibu. Maka jika ingin menentukan jenis kelamin bayi menjadi laki-laki maka suami dianjurkan banyak mengkonsumsi makanan yang bersifat basa, mengandung banyak kalsium dan magnesium contohnya buah pisang, sayur wortel, timun, bayam, sawi, telur dan susu. Sementara si ibu dianjurkan mengkonsumsi makanan yang bersifat asam seperti ikan dan daging sebagai makanan awal kehamilan. Hal ini diperlukan untuk menghasilkan lingkungan yang baik bagi sperma saat memasuki organ wanita. Dan sebaliknya, jika merencanakan jenis kelamin bayi yang diharapkan adalah laki-laki, maka ayah dianjurkan mengkonsumsi makanan bersifat asam dan si ibu mengkonsumsi makanan bersifat basa.
Terkait dengan makanan dan hubungannya dengan menentukan jenis kelami bayi, studi yang dilakukan di Oxford University menyebutkan bahwa wanita yang sarapan pagi dengan sereal secara rutin memiliki kemungkinan 1,9 kali lebih besar melahirkan bayi laki-laki dibanding wanita yang tidak rutin sarapan pagi. Maka sereal sangat dianjurkan sebagai makanan awal kehamilan bagi wanita yang ingin memiliki bayi laki-laki. Senada dengan hal itu, media berita MSN juga menyebutkan bahwa wanita yang jarang sarapan pagi, lebih mungkin melahirkan bayi perempuan dari pada laki-laki. Kesimpulan tersebut diambil melalui sejumlah sampel di negara idustri, di mana banyak wanita muda melewatkan waktu sarapan pagi karena kesibukannya, dan mayoritas mereka melahirkan anak perempuan.
« Tips Memilih Sayuran Untuk Bayi Next Post
Fase Merangkak Bayi Tidak Boleh Dilewati »





